Membentuk Karakter dan Motorik Anak Mahasiswa KKN UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Berperan Aktif dalam Pendampingan Pengajaran di Paud Anak Bahagia

Senin (18/112024). Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang beranggotakan 11 mahasiswa, mengadakan kegiatan pendampingan pengajaran di PAUD Anak Bahagia yang terletak di Kelurahan Panjang Baru. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan dampak positif dalam dunia pendidikan anak usia dini. Kegiatan ini dilakukan 2 kali dalam seminggu setiap hari Senin dan Rabu yang terbagi menjadi 2 kelompok yang di dalam kelasnya terdiri dari 2 orang.
Dimulai dengan sambutan hangat dari kepala PAUD Anak Bahagia, Riwes, kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN dalam berbagai aktivitas pendidikan yang menyenankan, mulai dari pengajaran membaca dan menulis hingga permainan edukatif yang mendukung perkembangan motorik dan sosial anak. Kelompok KKN memanfaatkan metode pembelajaran yang inovatif dan kreatif, menggabungkan teori dan praktik dengan tujuan menumbuhkan semangat belajar di kalangan anak-anak PAUD.
Selain itu, kegiatan ini juga mempererat interaksi antara mahasiswa dan anak-anak, yang terlihat dalam sesi permainan kelompok, seperti permainan mengenal warna, bentuk, dan angka. Anak-anak tampak antusias dan ceria, mereka sangat menikmati setiap sesi yang dipandu oleh para mahasiswa. Tak hanya sekedar mengajar, para mahasiswa juga turut memberikan motivasi dan dukungan kepada anak-anak untuk terus bersemangat dalam belajar.
Kegiatan pendampingan ini tidak hanya didukung oleh pihak PAUD, tetapi juga mendapatkan sambutan hangat dari orang tua murid. Banyak orang tua yang mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran kelompok KKN dalam memberikan inovasi dalam pengajaran dan mendampingi proses belajar anak-anak mereka.
Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, karena anak-anak jadi lebih bersemangat dan percaya diri dalam belajar. Ini adalah langkah besar untuk kemajuan pendidikan di desa kami,” kata Ibu Riwes, salah seorang orang tua murid.
Kelompok KKN berharap kegiatan pendampingan pengajaran ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang terhadap perkembangan pendidikan anak-anak di PAUD Anak Bahagia. Selain itu, mereka juga berharap program ini dapat menjadi contoh bagi program KKN lainnya untuk selalu berfokus pada pemberdayaan dan pendidikan anak-anak di daerah-daerah yang membutuhkan.
Dimulai dengan sambutan hangat dari kepala PAUD Anak Bahagia, Riwes, kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN dalam berbagai aktivitas pendidikan yang menyenankan, mulai dari pengajaran membaca dan menulis hingga permainan edukatif yang mendukung perkembangan motorik dan sosial anak. Kelompok KKN memanfaatkan metode pembelajaran yang inovatif dan kreatif, menggabungkan teori dan praktik dengan tujuan menumbuhkan semangat belajar di kalangan anak-anak PAUD.
Selain itu, kegiatan ini juga mempererat interaksi antara mahasiswa dan anak-anak, yang terlihat dalam sesi permainan kelompok, seperti permainan mengenal warna, bentuk, dan angka. Anak-anak tampak antusias dan ceria, mereka sangat menikmati setiap sesi yang dipandu oleh para mahasiswa. Tak hanya sekedar mengajar, para mahasiswa juga turut memberikan motivasi dan dukungan kepada anak-anak untuk terus bersemangat dalam belajar.
Kegiatan pendampingan ini tidak hanya didukung oleh pihak PAUD, tetapi juga mendapatkan sambutan hangat dari orang tua murid. Banyak orang tua yang mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran kelompok KKN dalam memberikan inovasi dalam pengajaran dan mendampingi proses belajar anak-anak mereka.
Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, karena anak-anak jadi lebih bersemangat dan percaya diri dalam belajar. Ini adalah langkah besar untuk kemajuan pendidikan di desa kami,” kata Ibu Riwes, salah seorang orang tua murid.
Kelompok KKN berharap kegiatan pendampingan pengajaran ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang terhadap perkembangan pendidikan anak-anak di PAUD Anak Bahagia. Selain itu, mereka juga berharap program ini dapat menjadi contoh bagi program KKN lainnya untuk selalu berfokus pada pemberdayaan dan pendidikan anak-anak di daerah-daerah yang membutuhkan.