Sharing Inovasi Pertanian Perkotaan : Studi Banding Kelurahan Panjang Baru dan Kandang Panjang

Minggu, (24/11/2024). Di tengah gemuruh semangat untuk memperkuat ketahanan pangan, dua kelurahan yang sama-sama berkomitmen menyusun langkah baru dalam pertanian perkotaan menggelar studi banding yang menarik antara Kelurahan Panjang Baru dan Kandang Panjang. Acara yang berlangsung pada hari Minggu, 24 November 2024 ini tidak hanya menjadi jembatan pengetahuan, tetapi juga sarana membangun kolaborasi dan menciptakan sinergi antara kedua komunitas. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB, dengan rombongan dari Kelurahan Panjang Baru yang disambut hangat oleh perwakilan Kelurahan Kandang Panjang. Suasana penuh keakraban langsung terasa saat kedua belah pihak saling bertukar salam dan memperkenalkan diri. Meskipun tujuan utama adalah untuk mempelajari praktik urban farming, acara ini lebih dari sekadar kegiatan belajar. Ini adalah kesempatan untuk berbagi pengalaman dan menggali potensi kolaborasi yang lebih besar.
Peserta dari Kelurahan Panjang Baru sangat terkesan dengan konsep yang diterapkan oleh Kelurahan Kandang Panjang. Mereka banyak bertanya tentang teknik-teknik yang digunakan, seperti sistem hidroponik dan pemanfaatan limbah organik untuk kompos. Salah satu hal yang menarik perhatian adalah keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan, dari perencanaan hingga panen. Setelah melihat secara langsung hasil dan manfaat dari urban farming, peserta studi banding diberi kesempatan untuk berdiskusi lebih mendalam dalam sesi tanya jawab. Diskusi ini mengarah pada bagaimana Kelurahan Panjang Baru bisa mengadopsi beberapa prinsip yang telah diterapkan di Kelurahan Kandang Panjang, dengan penyesuaian terhadap kondisi dan potensi lokal. Beberapa ide menarik muncul, seperti pengembangan kebun vertikal di lahan sempit dan pelatihan bagi ibu-ibu rumah tangga untuk memanfaatkan pekarangan rumah.
Kegiatan studi banding ini ditutup dengan penanaman bersama di salah satu kebun urban farming Kelurahan Kandang Panjang, yang menjadi simbol komitmen kedua kelurahan untuk terus mengembangkan potensi pertanian di tengah perkotaan. Para peserta juga menandatangani nota kesepahaman untuk melanjutkan kolaborasi dan berbagi informasi terkait program-program urban farming.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga mempererat hubungan antara kedua kelurahan, membuka peluang untuk bekerja sama dalam memajukan sektor pertanian kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kelurahan Panjang Baru kini siap untuk menerapkan beberapa pembelajaran dari Kelurahan Kandang Panjang, dengan semangat dan komitmen untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat mereka.
Studi banding ini menunjukkan bahwa meskipun jarak dan latar belakang mungkin berbeda, tekad untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik melalui urban farming akan selalu menyatukan. Kelurahan Panjang Baru dan Kandang Panjang siap untuk melangkah bersama menuju pertanian perkotaan yang lebih berkelanjutan dan inovatif. Kegiatan studi banding ini menjadi momentum berharga bagi Kelurahan Panjang Baru dan Kandang Panjang untuk saling mendukung dalam pengembangan urban farming. Di era modern ini, kolaborasi serta pertukaran ide menjadi kunci utama untuk mencapai keberhasilan dalam menciptakan pertanian kota yang berkelanjutan