Tingkatkan Pemahaman Agama Bagi Anak-Anak Nelayan : Mahasiswa KKN UIN Gusdur Turut Gelar Ngaji Bareng di Posko

Selasa (19/11/2014). Dalam upaya memperkenalkan nilai-nilai agama sejak dini, mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) UIN Gusdur melaksanakan kegiatan yang penuh makna, yaitu "Ngaji Bareng" bersama anak-anak nelayan di Posko yang terletak di pesisir. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengajarkan dasar-dasar agama, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan mahasiswa dalam rangka membangun kehidupan yang lebih religius dan harmonis.
Kegiatan ngaji bareng yang diadakan pada setiap hari selasa, mengundang puluhan anak-anak dari keluarga nelayan yang tinggal di sekitar kawasan pesisir. Mayoritas anak-anak ini selama ini lebih sering terlibat dalam aktivitas keseharian yang berhubungan dengan pekerjaan orang tua mereka di laut, seperti membantu ayah atau ibu mereka saat pergi melaut, atau mengurusi kebutuhan rumah tangga lainnya. Oleh karena itu, kesempatan untuk mendapatkan pembelajaran agama menjadi sangat berharga bagi mereka, sebagai dasar untuk membentuk karakter yang kuat dan berbudi pekerti.
Menurut Fariz selaku koordinator kegiatan BTQ, kegiatan ngaji bareng ini menjadi salah satu program unggulan dari mahasiswa KKN UIN Gusdur yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman agama di tengah-tengah masyarakat nelayan. "Kami ingin anak-anak ini tidak hanya memahami agama secara teoritis, tetapi juga mengaplikasikan nilai-nilai yang diajarkan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Agama tidak hanya menjadi pelajaran di sekolah, tetapi harus menjadi pedoman hidup mereka," ungkapnya dengan penuh semangat.
Kegiatan ngaji bareng ini dipandu oleh para mahasiswa KKN yang sudah terlatih dalam mengajar agama, yang menggunakan pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak. Selain mengaji, mereka juga mengenalkan berbagai kegiatan lain seperti mendongeng tentang kisah-kisah nabi, permainan edukatif berbasis agama, dan shalat berjamaah. Dengan pendekatan ini, anak-anak tidak merasa terbebani atau bosan, melainkan semakin tertarik untuk mempelajari agama.
Melihat antusiasme dan dampak positif yang ditimbulkan dari kegiatan ngaji bareng ini, mahasiswa KKN UIN Gusdur berencana untuk mengadakan kegiatan serupa secara rutin. Mereka berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti di satu acara, tetapi bisa menjadi program jangka panjang yang dapat mengangkat kualitas kehidupan spiritual anak-anak nelayan.
Kegiatan ngaji bareng yang diadakan oleh mahasiswa KKN UIN Gusdur ini menjadi contoh nyata dari semangat pengabdian yang tidak hanya terfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan spiritual masyarakat, khususnya bagi anak-anak nelayan yang sering terabaikan dalam hal pendidikan agama. Melalui kegiatan semacam ini, kita berharap bisa menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan penuh kasih sayang, yang berpijak pada nilai-nilai agama yang kuat.
Dengan terus berjalannya program-program seperti ini, masa depan yang lebih baik dan lebih terang bagi anak-anak nelayan bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.